Suara Merdeka Menggema, Lomba Karaoke Jadi Penutup Pekan Aksi Merdeka Lapas Wahai
Wahai, indonesiatimur.co — Rangkaian Pekan Aksi Merdeka Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai Tahun 2026 resmi ditutup dengan suasana penuh semangat dan kegembiraan melalui Lomba Karaoke bagi Warga Binaan, yang digelar di lapangan blok, Sabtu (15/08/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIT tersebut menjadi lomba penutup setelah sebelumnya Lapas Wahai menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan Pekan Aksi Merdeka. Salah satu kegiatan yang turut mendapat antusiasme adalah Lomba Rias Wajah Petugas oleh Istri Dharma Wanita dengan mata tertutup, yang dilaksanakan pada Jumat (14/8).
Lomba rias wajah menghadirkan suasana unik dan penuh canda. Para peserta Dharma Wanita ditantang menunjukkan kreativitas dan kekompakan dalam merias wajah pasangan masing-masing tanpa melihat secara langsung. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan keharmonisan keluarga besar Lapas Wahai.
Sementara itu, lomba karaoke yang menjadi puncak sekaligus penutup Pekan Aksi Merdeka diikuti oleh 16 dan 3 Warga Binaan Lapas Wahai. Para peserta membawakan lagu wajib dengan judul ‘Indonesia Jaya’ dan lagu pilihan masing-masing dengan penuh percaya diri di hadapan dewan juri dan penonton.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran, Dharma Wanita, dan Warga Binaan yang telah berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan. “Pekan Aksi Merdeka bukan sekadar rangkaian perlombaan, tetapi menjadi momentum untuk membangun kebersamaan, kreativitas, sportivitas, dan suasana positif di lingkungan Lapas. Saya mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti setiap kegiatan dengan antusias. Semoga semangat kebersamaan ini terus kita jaga,” ujar Tersih.
Salah seorang peserta Dharma Wanita yang mengikuti Lomba Rias Wajah, Liska Laisina, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang menyenangkan dan berbeda. “Awalnya kami merasa cukup sulit karena harus merias dengan mata tertutup. Tetapi justru disitulah keseruannya. Kami bisa tertawa bersama dan semakin kompak dengan pasangan. Kegiatan seperti ini membuat suasana keluarga besar Lapas Wahai semakin dekat,” ungkapnya.
Antusiasme juga terlihat dari para Warga Binaan yang mengikuti lomba karaoke. Salah seorang peserta, RL, mengaku senang mendapatkan kesempatan untuk tampil dan menunjukkan bakatnya. “Kami sangat senang bisa ikut lomba karaoke. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini membuat kami lebih percaya diri dan bisa menyalurkan bakat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus ada karena memberikan suasana yang positif bagi kami,” kata RL.
Rangkaian Pekan Aksi Merdeka Lapas Wahai kali ini yang telah berlangsung pada 10–15 Agustus 2026 menjadi momentum untuk memperkuat semangat kemerdekaan melalui kreativitas, pelayanan, dan kebersamaan.
Dengan mengusung semangat “Merdeka dalam Kreativitas, PRIMA dalam Pelayanan, MESRA dalam Kebersamaan”, seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan suasana penuh kegembiraan.
Lapas Wahai berharap semangat tersebut tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi terus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari seluruh jajaran dan Warga Binaan. Pekan Aksi Merdeka 2026 resmi ditutup, namun semangat untuk terus berkarya, melayani, dan membangun kebersamaan di Lapas Wahai akan terus berlanjut.(it-06)


